DITMAWALUMNI USU - Senin, 7 September 2026 menyelenggarakan Career Development Course dengan tema “Career Skill and Future” . Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Ditmawalumni USU, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., IPU.
Dalam sambutannya, Direktur Ditmawalumni USU menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dan alumni dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang. Pembekalan karier menjadi salah satu upaya USU dalam mempersiapkan lulusan agar memiliki kompetensi, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan industri.
Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai bidang, yakni penempatan tenaga kerja, rekrutmen, human resources (HR), dan akademisi. Para narasumber memberikan wawasan kepada peserta mengenai peluang karier global, strategi menyusun CV yang efektif, membangun profesionalisme, pengembangan jenjang karier, serta pemanfaatan layanan karier yang tersedia di USU.
Dalam pemaparannya mengenai peluang kerja di luar negeri, perwakilan Binawan menjelaskan berbagai kesempatan penempatan tenaga profesional ke sejumlah negara. Binawan yang telah beroperasi hampir 50 tahun disebut telah memberangkatkan sekitar 320.000 tenaga profesional ke luar negeri. Saat ini tersedia sekitar 15.000 slot penempatan internasional setiap tahun yang mencakup sektor kesehatan, hospitality dan aviasi, teknologi informasi, transportasi dan logistik, konstruksi, pertanian, serta teknik.
Peluang tersebut terbuka di sejumlah negara, di antaranya Jerman, Belanda, Austria, Swiss, Australia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan kawasan Timur Tengah. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai persyaratan yang perlu dipersiapkan, termasuk sertifikasi profesi dan kemampuan bahasa sesuai negara tujuan.
Sementara itu, materi mengenai strategi menyusun CV menekankan pentingnya menjadikan CV sebagai gerbang awal dalam proses rekrutmen. Peserta diperkenalkan dengan konsep Applicant Tracking System (ATS) yang digunakan dalam proses penyaringan kandidat oleh perusahaan. CV yang ramah ATS disarankan menggunakan format satu kolom, menghindari tabel, kotak, dan gambar, menggunakan heading standar seperti Experience, Education, dan Skills, serta disimpan dalam format PDF atau DOCX.
Peserta juga diingatkan untuk menyesuaikan kata kunci dalam CV dengan posisi yang dilamar, mencantumkan pencapaian secara terukur, menghindari kesalahan penulisan, serta menyusun pengalaman secara kronologis. Dalam sesi ini turut diperkenalkan AI CV Checker yang dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi kesesuaian CV dengan deskripsi pekerjaan.
Materi berikutnya membahas profesionalisme dan jenjang karier. Peserta diajak memahami bahwa perjalanan karier tidak hanya ditentukan oleh CV, tetapi juga oleh profesionalisme dan kemampuan membangun jejaring (networking). Narasumber memperkenalkan kerangka pengembangan karier 1–3–5 tahun, yaitu tahun pertama sebagai tahap pembuktian kemampuan, tahun pertama hingga ketiga untuk memperdalam keahlian, serta tahun ketiga hingga kelima untuk membangun kepemimpinan dan keahlian yang lebih spesifik.
Selain kompetensi, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun kepercayaan sejak awal memasuki dunia kerja. Ketepatan waktu, menuntaskan tugas, menjaga integritas, mampu menerima koreksi, dan menjaga nama baik menjadi beberapa perilaku yang perlu diterapkan dalam lingkungan profesional.
Pada sesi layanan karier USU, peserta mendapatkan informasi mengenai berbagai fasilitas yang disediakan USU melalui layanan Career Development Center (CDC). Layanan tersebut mencakup konseling karier individual, pelatihan hard skill dan soft skill, bursa kerja atau job fair, platform penghubung mahasiswa dengan perusahaan, hingga kunjungan ke perusahaan.
CDC USU juga telah memiliki lebih dari 300 perusahaan mitra dan membuka peluang campus hiring secara berkala. Mahasiswa dan alumni didorong untuk aktif mendaftarkan diri ke layanan CDC/Pusat Pengembangan Karier (PJK) agar dapat memperoleh informasi mengenai lowongan pekerjaan maupun peluang pengembangan karier yang sesuai dengan bidang keilmuan.
Penyelenggaraan Career Development Course merupakan bagian dari komitmen USU dalam meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Hal ini sejalan dengan upaya institusi untuk memastikan lulusan dapat terserap dalam dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain itu, progresivitas alumni juga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung reputasi dan pemeringkatan USU di tingkat nasional maupun global. Karena itu, USU terus mendorong mahasiswa dan alumni untuk memanfaatkan berbagai layanan pengembangan karier yang telah disediakan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman mengenai strategi memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu mempersiapkan diri secara lebih matang, membangun profesionalisme, memperluas jejaring, serta memanfaatkan peluang karier baik di dalam maupun luar negeri.
Ditmawalumni USU terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pengembangan karier bagi mahasiswa dan alumni sebagai bagian dari upaya mewujudkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.