DITMAWALUMNI USU - Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA USU berhasil meraih Juara III Nasional Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa sekaligus memperoleh penghargaan Best Poster Bidang Bioenergi pada ajang Pekan Riset Sawit (PERISAI) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 20–21 Juli 2026 bertempat di Hotel Borobudur Jakarta. Prestasi ini menjadi pencapaian membanggakan bagi USU, khususnya FMIPA, dalam kompetisi riset yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tim yang mengusung nama IONEX – Smart Energy High Capacity tersebut diketuai oleh Desti Damai Hati Gea, mahasiswa Program Studi Kimia S1 angkatan 2023, dengan anggota Fairutzh Divhany Akbar, Khalya Rosida Amri, dan Tio Roito Siregar, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA USU. Tim ini berada di bawah bimbingan Dr. Ir. Zikri Noer, S.Si., M.Si., dosen Program Studi Fisika FMIPA USU.

Dalam kompetisi tersebut, tim IONEX mengangkat penelitian berjudul “Sintesis GQD Berbasis Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Anoda Baterai Lithium-ion untuk Meningkatkan Performansi Elektrokimia.” Penelitian ini mengembangkan pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit sebagai material berbasis energi, khususnya untuk mendukung pengembangan teknologi baterai lithium-ion.

Perjalanan tim IONEX untuk mencapai babak final berlangsung melalui proses seleksi yang kompetitif. Dari 1.433 proposal yang diajukan secara nasional, proposal penelitian tim FMIPA USU berhasil masuk dalam 40 proposal yang memperoleh pendanaan penelitian. Setelah melalui tahapan penelitian dan seleksi lanjutan, tim tersebut berhasil melaju ke 10 besar finalis dan akhirnya meraih Juara III Nasional Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa.

Selain meraih Juara III, tim IONEX juga mendapatkan penghargaan Best Poster Bidang Bioenergi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan tim dalam menyajikan hasil penelitian secara informatif, komunikatif, dan menarik, sekaligus menunjukkan relevansi penelitian yang dilakukan dengan pengembangan energi berbasis kelapa sawit.

Pencapaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa FMIPA USU dalam menghasilkan inovasi riset yang memanfaatkan potensi sumber daya lokal, khususnya kelapa sawit, untuk menjawab tantangan di bidang energi. Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sebagai material untuk pengembangan baterai juga menjadi bagian dari upaya mendorong nilai tambah dan keberlanjutan industri kelapa sawit melalui pendekatan berbasis riset dan teknologi.

Prestasi tim IONEX diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa USU untuk terus mengembangkan penelitian inovatif dan berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen USU dalam mendorong budaya riset dan inovasi mahasiswa serta meningkatkan daya saing sivitas akademika di tingkat nasional.