Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karate Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih sejumlah medali pada ajang Pekanbaru Open National Karate Championship 2026 yang diselenggarakan pada 22–24 Mei 2026 di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau.
Kejuaraan tingkat nasional tersebut diikuti oleh atlet karate dari berbagai perguruan tinggi, dojo, dan kontingen daerah di Indonesia. Kompetisi mempertandingkan kategori Kata dan Kumite yang dibagi berdasarkan kelompok usia dan kelas pertandingan.
Dalam ajang tersebut, para atlet UKM Karate USU berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui semangat sportivitas, disiplin, dan kerja keras sehingga berhasil membawa pulang sejumlah prestasi.
Mahasiswa USU yang berhasil meraih medali emas (Juara 1) yaitu Juang Invanteri Buulolo (Teknik Sipil, Fakultas Teknik), Cynda Grace Breka Pasaribu (Teknik Mesin, Fakultas Teknik), Chairul Habil Nasution (Manajemen Bisnis Pariwisata, Fakultas Vokasi), dan Damas Nurhidayat (Peternakan, Fakultas Pertanian).
Sementara itu, medali perak (Juara 2) diraih oleh Cynda Grace Breka Pasaribu. Adapun medali perunggu (Juara 3) diraih oleh Furqanul Faruq dan Friska Esi Sarah Panggabean dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Salah satu capaian membanggakan diraih oleh Juang Invanteri Buulolo yang berhasil meraih Juara 1 pada kategori Kumite U-21 Putra kelas -67 kg. Mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2024 tersebut mengaku bersyukur atas hasil yang diperolehnya setelah melalui proses latihan dan persiapan yang panjang.
“Saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan bahagia atas pencapaian ini. Semua latihan, kerja keras, dan pengorbanan yang telah dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.
Juang menjelaskan bahwa sebelum mengikuti kejuaraan, ia menjalani persiapan secara intensif yang mencakup latihan fisik, teknik, hingga mental. Selain itu, ia juga menjaga pola makan, waktu istirahat, dan rutin melakukan simulasi pertandingan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi lawan di arena kompetisi.
Menurutnya, tantangan terbesar selama pertandingan adalah menghadapi lawan-lawan yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang sangat baik. Di samping itu, menjaga fokus, mengendalikan rasa gugup, serta bertanding dalam kondisi mengalami cedera ringan menjadi tantangan yang harus dihadapi selama kompetisi berlangsung.
Ia menilai bahwa disiplin dalam latihan, konsistensi, kepercayaan diri, serta dukungan dari pelatih, rekan satu tim, dan keluarga menjadi faktor utama yang mengantarkannya meraih kemenangan.
“Jangan pernah menyerah atas semua kegagalan yang pernah terjadi karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Jadikan setiap kegagalan sebagai motivasi untuk menjadi versi terbaik dari diri kita,” pesannya kepada mahasiswa lain yang ingin berprestasi di bidang olahraga.
Selain aktif berlatih dan mengikuti kompetisi, Juang juga berupaya menjaga keseimbangan antara kegiatan akademik dan non-akademik melalui manajemen waktu yang baik. Ia memanfaatkan waktu di luar perkuliahan untuk berlatih secara rutin tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai mahasiswa.
Ke depan, Juang bersama atlet UKM Karate USU lainnya berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional. Salah satu target terdekat yang akan diikuti adalah kejuaraan di Universitas Andalas pada Agustus 2026.
Prestasi yang diraih para atlet UKM Karate USU menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri di bidang olahraga. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa USU tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi dan mengharumkan nama universitas di tingkat nasional melalui bidang non-akademik.